Harga susu formula naik, kesejahteraan peternak sapi perah tidak juga membaik


susu kemasan
Pada bulan Juli semua biaya kebutuhan mengalami kenaikan, tidak hanya biaya kuliah yang melanda sebagian besar mahasiswa baru di Indonesia tapi juga para ibu konsumen susu formula bagi anak-anak mereka. Kenaikan harga susu formula yang dipekirakan sekitar 10-15% secara bertahap ini dirasakan sangat memberatkan bagi sebagian masyarakat menengah kebawah. Namun fenomena ini “bisa” dikatakan tak dapat dihindari, hal ini dikarenakan sebagian besar pasokan sebagian besar raw material milk bagi industri susu formula diimpor dari Australia dan New Zealand. Dimana diisukan terjadi kekeringan besar yang menyebabkan penurunan produksi susu dan pengurangan jatah ekspor susu ke Indonesia. Sesuai dengan hukum ekonomi bahwa ketika supply komoditas turun, demand komoditas naik, maka harga komoditas akan naik.
Kenaikan harga susu akan berdampak pada berkurangnya tingkat konsumsi susu oleh anak-anak terutama usia balita. Ini bisa sangat berbahaya dampaknya apabila sebagian besar balita di Indonesia kekurangan asupan nutrien yang cukup akibat naiknya harga susu formula. Secara makro, bayang-bayang penurunan kualitas pertumbuhan dan perkembangan balita sangat mungkin terjadi dan akan berdampak besar bagi keberlanjutan bangsa ini. Sehingga membutuhkan penanganan khusus yang komprehensif dan segera agar hal tersebut tidak terjadi.
Namun demikian, kenaikan harga susu formula ini dirasakan oleh banyak peternak sapi perah belum mampu mengatrol kesejahteraan mereka. Tanpa bermaksud mengecilkan hati mayoritas peternak kita, peternakan yang ada sekarang dinilai banyak kalangan nilai ekonomisnya kecil. Lebih dari 90 % model peternakan sapi perah yang diterapkan di Indonesia adalah peternakan kecil dengan rataan populasi sapi laktasi 3 ekor. Hal ini menyebabkan tingkat total cost produksi susu lebih tinggi daripada tingkat penerimaan (benefit) sehingga rasio B/C usaha yang dijalankan dibawah angka 1. Permasalahan total cost produksi kian berat mana kala harga konsentrat ikut melambung akibat naiknya harga beberapa bahan baku pakan seperti jagung dan pollard beberapa waktu yang lalu.
Lindungi konsumen, lindungi peternak
Peningkatan kesejahteraan peternak sapi perah hanya dapat meningkat ketika total cost produksi dapat ditekan dan tingkat penerimaan (benefit) dapat meningkat lebih tinggi dari cost produksi. Pakan sebagai salah satu komponen biaya usaha yang paling besar (+60%) dapat ditekan dengan memanfaatkan berbagai bahan pakan lokal yang lebih murah karena cenderung tidak terpengaruh kondisi pasar internasional dan menerapkan metode formulasi pakan yang tepat. Disini peran Dinas Peternakan dan akademisi sangat diperlukan untuk membantu menekan biaya pakan peternak. Agar seluruh peternak bersemangat dalam menjalankan usahanya, perlu dilakukan pemberian subsidi harga oleh pemerintah sehingga posisi harga susu menguntungkan peternak namun juga diusahakan tidak memberatkan konsumen. Tanpa dilakukan sosialisasi tentang pentingnya air susu bagi bangsa sekalipun, peternak akan dengan sigap menjalankan usaha peternakannya dengan lebih serius. Sehingga dengan sendirinya, tingkat produksi air susu segar nasional akan mengalami peningkatan dan mencapai swasembada. Namun langkah subsidi di tingkat peternak juga harus dibarengi dengan persyaratan ketat kelayakan air susu yang berkualitas baik sesuai standar. Pemberian bantuan peralatan produksi, pinjaman dengan kredit lunak dan intervensi pemerintah dalam memperkecil kuota impor susu juga akan melindungi eksistensi peternak lokal.
Bangkitkan peternakan perah nasional
Program Revolusi Putih yang dicanangkan pemerintah beberapa waktu yang lalu di Sukabumi, Jawa Barat patut diapresiasi sebagai bentuk good will pemerintah menggapai swasembada susu nasional. Namun program tersebut perlu terus dikawal agar pelaksanannya sesuai dengan rencana dan terus mengalami perkembangan. Mengingat selama ini tidak sedikit program pemerintah di bidang peternakan yang jalan ditempat dan bahkan gagal.Sebagaimana yang kita ketahui, pembangunan persusuan nasional yang stabil dan tangguh tidak cukup diserahkan kepada Departemen Pertanian saja. Konsep yang dibuat harus meliputi pemikiran-pemikiran dari ahli peternakan, ahli pangan, ahli ekonomi, ahli infrastruktur, praktisi susu yang kompeten, Departemen Perdagangan, Departemen Perindustrian, dan pihak perbankan. Seluruh pemikiran yang ada dikumpulkan dan digodok untuk menghasilkan formula pembangunan yang tepat. Apabila serba jalan sendiri-sendiri, maka sulit untuk bangkit bersaing dengan negara lain.Negara ini sangat kaya akan sumber daya alam dan memiliki lahan potensial yang sangat luas, maka sangat disayangkan jika negara ini terus-terusan kalah dalam menangani susu dibandingkan negara lain. Negara lain seperti Selandia Baru, Belanda, Amerika dan Swiss sudah lama melakukan ekspor, negara kita masih berkutat dengan permasalahan peningkatan produksi. Bahkan negara tetangga terdekat, Malaysia sudah mulai mengungguli Indonesia.
Paradigma lama harus diubah
Ada dua kemungkinan mengapa produk susu lokal di Indonesia selama ini belum ditangani secara serius, yaitu karena produk susu belum dianggap sama vitalnya dengan beras dan minyak goreng. Sehingga alokasi dana pemerintah dalam mengembangkan peternakan dan industri susu lokal sangat kecil sehingga tidak begitu banyak memberikan dampak positif. Hampir setiap tahun, kondisi peternakan perah mengalami stagnansi dan bahkan mengalami penurunan akibat salah penanganan.
Penanganan susu sebagai salah satu komoditas pangan bangsa harus dilakukan secara serius dan profesional setara dengan komoditas lain seperti beras, minyak goreng, telur dan daging. Bukan tidak mungkin suatu saat nanti susu dijadikan komoditas politik untuk menekan peranan Indonesia dalam melaksanakan politik luar negeri yang bebas dan aktif. Kesadaran jangka panjang untuk melindungi generasi bangsa dan peternak lokal perlu dimiliki oleh pihak penentu kebijakan sehingga setiap kebijakan yang dibuat tidak merugikan banyak pihak, terutama konsumen dan peternak.
 Sepakat?....

(Kos-kosan ASC JL. Kertosentono 45A, Malang, 18 Juli 2007)

TRICK AJAIB!! Cara meningkatkan traffic dan popularity dengan cepat dan alami

Mohon baca baik-baik lalu terapkan dengan benar….

Sebuah filosofi mengatakan “Honesty is The Best Policy (Kejujuran adalah politik/strategi terbaik)” , inilah yang akan kita buktikan….apakah konsep kejujuran bisa kita olah menghasilkan traffic dan popularity yang lebih hebat dari konsep rumit para expert webmaster atau pakar SEO..?…
Saya yakin bisa asal konsep ini di jalankan dengan benar…,bila ini di terapkan pada web anda sesuai ketentuan maka:

* Web anda akan kebanjiran traffic pengunjung secara luar biasa hari demi hari, tanpa perlu repot-repot memikirkan SEO atau capek-capek promosi keberbagai tempat di dunia internet.
* Web anda akan kebanjiran backlink secara luarbiasa hari demi hari, tanpa perlu repot-repot berburu link keberbagai tempat di dunia internet.
Jika Albert Einstein memakai persamaan e=mc² untuk menggabungkan potensi masa dan kecepatan cahaya untuk menghasilkan energi nuklir yang luar biasa itu ,maka kita akan memakai persamaan t=v1+v2 untuk mnggabungkan potensi web saya dan web anda untuk menghasilkan traffic dan popularity yang luar biasa pula.

Jika Einstein menggunakan atom plutonium dan uranium untuk membuat bom nuklir, maka kita menggunakan Kejujuran dan ketepatan untuk membuat bom traffic dan popularity ini.

Yang perlu anda lakukan adalah ikuti langkah-langkah berikut :

1. Buat posting artikel seperti posting saya ini, atau copy-paste posting ini dan juga diberi berjudul : t=v1+v2 ,Cara meningkatkan traffic dan popularity dengan cepat dan alami
2. Selanjutnya Copy atau buat kalimat “MAGIC TRICK” yang ada di bawah nomor 4 ini lalu pasang di web anda pada bagian yang paling mudah dilihat pengunjung, misalnya di bagian atas sidebar:
3. Pindahkan atau ganti link atau alamat url posting saya (disini-1) menggantikan alamat url rekan saya (disini-2).
untuk mengetahui alamat url posting saya dan posting yang anda buat adalah bisa dengan meng-klik judul/title posting yang kita buat ini.
4. Lalu isi alamat url posting anda pada pada disini-1 tadi. Jadi anda melakukan publish (terbitkan) 2 kali, setelah posting ini selesai anda buat lalu di terbitkan, dan lalu anda klik pada title (judul) posting untuk mengambbil/meng-copy alamat url posting anda dari address bar browser anda, lalu anda edit lagi posting tadi dan masukan pada link disini-1 itu. Berikut tulisan “KALIMAT SAKTI” yang perlu anda pasang di bagian web anda (setelah di ganti link url-nya sesuai ketentuan di atas) “Ingin meningkatkan traffic pengunjung dan popularity web anda secara cepat dan tak terbatas…?…
Serahkan pada saya…, Saya akan melakukannya untuk anda GRATIS…!..Klik disini 1 dan disini 2 “
Jadi setelah kalimat “MAGIC TRICK” ini di letakan di web anda maka: jika pengunjung meng-klik link disini 1 akan menuju link posting anda, dan jika meng-klik disini 2 akan menuju link posting saya…dan seterusnya kan terus terjadi mata rantai yang tak terputus seperti itu…
5. Di bawah ini ada 2 link : link anda (link web saya sekarang) dan link saya (link web rekan saya sekarang) . Maka ganti (alamatnya) “link anda” dengan “link url web anda” dan “link saya dengan link url web saya” (link rekan saya di hapus).
6. Selesai, siapkan counter tracker dan pengecek link misalnya sitemeter dan technorati untuk melihat hasil banjir traffic dan linkback web anda.

Apa itu t=v1+t2…?
t : Jumlah traffic yang akan di peroleh web anda dalam suatu hari
v1 : Jumlah pengunjung web anda dalam suatu hari
v2 : Jumlah pengunjung yang dimiliki v1 (pengunjung dari pengunjung web anda) dalam suatu hari.

Traffic:
Misalnya, web saya ini atau web anda dalam sehari memiliki rata-rata pengunjung 50 orang.., dan semuanya menerapkan konsep kita ini (MAGIC TRICK) dengan benar, dan dari 50 orang itu masing-masing memiliki 50 orang pula pengunjung dari blog-nya , maka web kita akan berpeluang di kunjungi 50 ditambah 50 x 50 orang pada hari itu = 2550 orang , dan akan berpeluang terus meningkat pula hari demi hari ,karena setiap hari selalu ada pengunjung baru di dunia internet, setiap hari juga ada blogger atau web baru di dunia internet…

Popularity:
Misalnya, web kita memiliki pengunjung 50 orang dalam suatu hari, dan semuannya menerapkan konsep ini , maka dalam hari itu web anda akan mendapatkan 100 linkback ke web anda, yaitu sebuah link pada kalimat “MAGIC TRICK” dan sebuah link pada link saya di kalikan 50. dan akan berpeluang meningkat terus hari demi hari….

Kenapa perlu di buat link link anda dan link saya pada posting…?
hal ini untuk menjaga keabadian link kita, karena seperti kita tau link pada posting lebih kecil kemungkinannya terhapus….

Bisakah kita berbuat tidak fair atau tidak jujur menyabotase konsep ini, misalnya “menghilangkan semua link asal” lalu di isi dengan web/blog kita sendiri…? ….Bisa, dan konsep ini tidak akan menjadi maksimal untuk membuktikan Kejujuran adalah strategi/politik terbaik…..Tapi saya yakin bahwa kita semua tak ingin menjatuhkan kredibilitas diri sendiri dengan melakukan tindakan murahan seperti itu…
Kalau anda pengen dapat kode widget yang lebih praktis, klik aja langsung di http://bayex.wordpress.com/2009/01/26/tv1v2-cara-meningkatkan-traffic-dan-popularity-dengan-cepat-dan-alami/

Selamat mencoba bro!! ^^

dicopy dari http://bayex.wordpress.com

Kelola peternakan sapi dengan basis pemikiran bio-industri

Tag Technorati: {grup-tag}
feedlot1

Peternakan sapi potong maupun sapi perah di Indonesia telah mengalami banyak perkembangan. Dalam hal ini perkembangan ke arah peternakan komersial dengan konsep manajemen yang lebih baik. Manajemen yang lebih baik artinya mampu mengelola peternakan dengan baik sehingga produktifitasnya tinggi, efisiensi tinggi dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan peternakan konvensional. Pertanyaan lain yang muncul, apa itu bio-industri?.. Dalam pemahaman saya, definisi dasar bio-industri adalah suatu proses yang merubah bahan pakan (organic matter) menjadi produk pangan hewani (food) berkualitas, dengan memanfaatkan kemampuan organis me/mahluk hidup tertentu, dalam waktu yang relatif singkat dan se-efisien mungkin. Saya lebih suka menggunakan kata organisme karena cakupannya lebih luas ketimbang hanya menggunakan idiom sapi potong atau sapi perah. Karena fakta yang terjadi, proses produksi daging dan susu, bukan semata peranan organisme bernama sapi, tetapi juga mikro-organisme yang berada di dalam saluran pencernaan sapi, seperti protozoa, fungi dan bakteri yang membantu mencerna bahan pakan menjadi zat-zat essensi yang dibutuhkan untuk sintesa daging dan susu. Paradigma bio-industri dalam mengelola peternakan sapi potong/perah sangat penting, karena berkaitan dengan peningkatan daya saing dengan peternak lain di luar negeri yang sudah sejak lama menerapkan konsep peternakan modern. Tanpa perubahan paradigma, saya sangat yakin kita tidak akan mampu bersaing dengan peternak asing. massive-feedlot

Setelah konsep dasar peternakan dibangun, maka selanjutnya dibutuhkan tenaga pelaksana yang handal untuk mengeksekusi konsep dasar atau paradigma dasar tadi. Dalam hal ini dimulai dari peranan seorang manager farm atau bahkan sang owner sendiri yang merangkap sebagai manager farm, harus memiliki kapabilitas dan kapasitas yang cukup agar usaha peternakan mencapai prestasi yang diharapkan. Selanjutnya adalah peranan tenaga pembantu/supervisor yang terlatih dan terampil dalam tata laksana peternakan. Fasilitas peternakan yang bagus seperti kandang, feedbank, gudang pakan, alat produksi pakan, alat transportasi pakan, sumber dan instalasi air bersih, instalasi limbah dan aspek keamanan lingkungan sekitar usaha peternakan akan memberikan kontribusi yang besar sebagaimana kalangan industri non-bio yang sangat memperhatikan peranan fasilitas tambahan dalam memacu produksi dan efisiensi usaha. Komponen-komponen dasar usaha peternakan modern yang “dimiripkan” dengan usaha industri/pabrik inilah yang akan tinggi produktifitasnya dan kuat daya saingnya.

Es Bubur Kacang Ijo Klentheng Khas Njombang

Waktu senggang begini memang pas banget buat nulis-nulis beberapa hal sepele tapi senantiasa menjadi kenangan. bagi aku pribadi sih, hal sepele semacam mencoba beberapa makanan yang udah lama dengar popularitasnya tak ga kesampaian untuk menikmati, adalah satu hal yang senantiasa sulit dilupakan, secara ini begitu mengenang banget. soale kroso..hehe..Kali ini aku mau sedikit berbagi tentang satu jenis makanan khas, khas banget pokoke, khas Njombang, kota santri dan ponari..hehhe..

yup, makanan khas itu adalah es bubur kacang ijo yang berada di dekat pasar legi Njombang, persisnya sebelah selatannya, klo punya teman orang Njombang tanya aja, pasti tau, klo ga tau, berarto bukan orang Njombang, alias Njombang-njombangan. Sebenarnya, tulisan tentang makanan yang satu ini sudah banyak, setauku sih beberapa kali dibahas di milis smuda joe. ah, peduli amat, yang penting aku menulis dan senang.
kembali ke inti cerita, jadi es bubur kacang ijo ini begitu terkenal di kalangan masyarakat Njombang, tua, muda anak-anak.kenapa? karena ni es bubur ueeenak buanget, manis dan gurihnya khas...maknyuss pokoke, apalagi dinikmati pas siang hari yang panas...mmmmmmm^^. beberapa waktu lalu, yaa..sekitar 3 minggu lah, saya jalan-jalan bawa motor bebek kesayangan keliling kota Jombang. karena kebetulan baru gajian, ah..muncul pikiran nyobain es bubur kacang ijo. karenaa...sudah sejak kelas 1 SMA, saya hanya dengar tok tentang enaknya ni makanan, tapi entah kenapa baru 3 minggu lalu kesampaian ni keinginan. pffuhh...ah, tapi alhamdulillah...dan memang nyata lo, bukan sembarang isu. dengan 2500 rupiah, sudah kudapat 1 mangkok es bubur kacang ijo klentheng. eh, ya ngomong2 ni bukan klentheng biji kapuk ya(pait tau..), tapi klentheng (e pertama dibaca kayak baca e nya benar, e kedua dibaca kayak baca eko), yaitu tempat ibadah umat konghucu di kota Njombang dan sekitarnya. jadi ni warung es bubur kacang ijo berada persis di samping kiri depan tempat ibadah umat yang merayakan hari raya imlek ini. berdasarkan penuturan dari teman-teman di Njombang, ni warung es bubur memang laris manis poollll, hampir ga pernah sepi setiap hari dan jam buka. dahsyat luar biasa...
Makanan yang meng-ikon, hanya ada di satu lokasi, enak dan harganya murah...wah jangan-jangan ni es bubur makin dahsyat jika ditambah sedikit air Ponari Sweat dan tanah....heheh...ini dia sedikit visualisasi es bubur kacang ijo Klentheng khas Njombang...


selamat memburu dan mencoba....^^


dari aku yang baru wisuda,

Taufan Rahmatullah...

KOBE BEEF : Makanan lezat nan mahal

Pernah dengar istilah kobe beef atau daging steak kobe? Belum?..pernah mencicipi? belum juga?!!..kalau saya, pernah dengar tapi belum pernah mencicipi, hehe...Insya allah nanti kalau udah cukup uang.
Jadi, kobe beef adalah nama sebuah produk daging sapi yang biasanya digunakan dalam masakan daging steak. Dinamakan kobe beef karena dagingnya diperoleh dari sapi yang dikembangkan di daerah Kobe, pulau Honshu, Jepang. Sapi yang dikembangkan juga dikenal sebagai sapi Kobe atau Wagyu (wa = khas jepang, gyu = sapi), dimana secara asal-usul, sapi Kobe bisa dikatakan sapi endemis yang hanya ada di Jepang. Konon dahulu para peternak Jepang memberikan perlakuan khusus terhadap sapi Kobe. Ada yang mengatakan sapi Kobe diberi minum sake selama diternakkan dan dipijat secara rutin untuk melemaska otot-otot tubuhnya agar gemuk dan menghasilkan daging yang lembut. Istimewa bukan..anda pernah memijat hewan ternak anda? Hehe....^^
Tetapi saat ini, karena permintaan akan kobe beef yang begitu tinggi, luas lahan peternakan di Jepang yang menyempit, sapi Kobe kini dikembangkan di negara lain seperti Australia yang sejak 2005 berhasil mengembangkan pure bred (galur murni) keturunan sapi Kobe atau sapi Wagyu. Karena saking lezatnya dan begitu diminati oleh konsumen kelas atas, harga kobe beef sangat mahal. Sebagai contoh di sebuah restoran makanan Jepang di Jakarta menawarkan menu Japanese Prime Beef Shabu-shabu yang didalamnya ada 200 gram kobe beef dengan harga Rp.750.000-Rp.1000.000 bruto/porsi..dahsyaatt bukan!! Satu porsi kobe beef cukup untuk bayar uang kontrakan mahasiswa Brawijaya selama setahun.hheheh..
Mungkin ada yang bertanya, kenapa kobe beef bisa begitu lezat? Kenapa beda banget dengan daging sapi lainnya?..kenapa?..dan kenapa? ^^, well, ada banyak penjelasannya sih. Yang jelas menjadi begitu nikmat karena faktor serat daging dan perlemakannya. Nah disinilah kobe beef sulit ditandingi oleh daging sapi atau bahkan daging hewan lainnya. Dalam sebuah buletin yang dikeluarkan oleh Japan Meat Grading Ascociation, kobe beef dibedakan tingkatan kualitasnya berdasarkan Beef Marbling Score (BMS) mulai angka 1-12. ada yang belum mengerti istilah marbling? Marbling adalah kondisi perlemakan didalam daging termasuk daging sapi. Disebut marbling karena ketika karkas daging sapi dipotong membujur, akan nampak model lemak daging yang bulat seperti kelereng (marble). Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Universitas Queensland, Australia, lemak daging (intramuscular) pada kobe beef grade tinggi serupa dengan penampakan batu marmer (keren kan...!!), mengandung omega 3, kandungan lemak tak jenuh lebih tinggi dibandingkan lemak jenuh (2:1) sehingga bisa menurunkan kolesterol dalam darah. Artinya, kobe beef termasuk kategori pangan hewani yang sehat, meski nggak sehat buat kantong mahasiswa..hehe...apalagi sarjana muda wwkkwkw..
Nah, meski demikian hebatnya, bukan berarti kobe beef ini tokoh superheroes daging yang tanpa tanding. Saya teringat dalam sebuah perkuliahan bersama Prof. Lukman Hakim di kampus Peternakan Brawijaya. Beliau menyampaikan bahwa ada satu jenis sapi didunia ini yang berpotensi menyamai sapi Kobe dari Jepang, dan sapi itu adalah sapi asli Indonesia. Sapi apakah itu? Jika penasaran, anda bisa langsung menanyakan kepada Prof. Lukman untuk mendapatkan jawaban lengkap.
Tertarik untuk makan sapi kobe?..kerja dan jadi kaya dulu dong...heheheh....

Dari aku yang baru lulus,
Taufan Rahmatullah, S.Pt

Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional, haruskah?..


Nampaknya keinginan sejumlah tokoh, baik lokal Jombang dan Jatim maupun nasional dan sejumlah elemen massa, begitu antusias, begitu bersemangat, begitu kuat banget keinginannya agar pemerintah RI saat ini menganugerahkan gelar kepahlawanan kepada mendiang Gus Dur. Saya sendiri sebagai orang Jombang, mohon maaf, agak bingung memang dengan keinginan itu.

Kenapa?..Karena menurut saya, saat ini itu belum terlalu urgen. Mohon diingat, bangsa ini sedang menghadapi banyak masalah besar yang menyangkut kehidupan orang banyak. Ada kasus bank Century, recovery kota Padang Sumatra Barat dan sekitarnya, krisis energi nasional, masalah global warming yang terus mengancam pertanian nasional dan yang terbaru adalah kiat cepat negara ini memasuki era pasar bebas ASEAN-China 2010. Saya bukannya menolak, toh belum punya alasan untuk menolak, tapi saya kurang setuju jika gelar itu diberikan secara tergesa-gesa tanpa melalui proses yang cermat dan adil. Ingat, para pahlawan lain pun membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk mendapatkan anugerah kepahlawanan dari pemerintah, Soekarno 15 tahun, Bung Tomo bahkan sekitar 2 tahun lalu baru mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. Dan juga, seandainya saat ini ada yang bisa ketemu Gus Dur di alam baka (ngayal mode on), apa beliau juga setuju hal ini dilakukan? bukankah beliau adalah "pahlawan pembela rakyat kecil"? kira-kira beliau setuju nggak, gara-gara mempermasalahkan anugerah gelar kepahlawanan beliau, energi bangsa ini jadi tersedot habis dan mengabaikan isu-isu besar yang lebih penting yang menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat, bangsa dan negara ini?..Gus Dur adalah orang besar, Gus Dur adalah pemimpin luar biasa dengan segala kekurangan dan kelebihannya, Gus Dur adalah simbol perlawanan terhadap tirani dan kesewenang-wenangan. Jangalah hanya karena masalah anugerah kepahlawanan, kita malah gagal mewujudkan impian yang belum dicapai oleh beliau, janganlah karena masalah yang belum begitu urgen itu, kita menjadi orang berjiwa dan berpikir kerdil karena mengabaikan masalah bangsa dan negara yang menyangkut kehidupan orang-orang kecil. Saya 1000% yakin, Gus Dur akan semakin tersenyum bahagia di alam baka karena melihat kita tumbuh menjadi generasi penerus cita-cita beliau, generasi yang pantas memimpin negeri ini, generasi besar dengan jiwa dan pemikiran besar, dengan semangat besar. dan Gus Dur akan semakin bahagia, apabila anugerah kepahlawanan itu diberikan oleh Allah SWT, sebuah gelar yang tiada bandingannya, atas segala upaya Gus Dur dalam mendakwahkan Islam yang rahmatan lil alamin. So..gelar kepahlawanan ok, tapi jangan ngotot. Diberikan sekarang alhamdulillah..semoga itu buah karunia dari Allah SWT, diberikan lain waktu, jangan marah...toh, tanpa anugerah Pahlawan Nasional dari negara, beliau sudah menjadi pahlawan di hati saya, anda, masyarakat Indonesia dan mungkin mereka yang merasa pernah dibantu oleh beliau.

dari aku yang baru lulus,

Taufan Rahmatullah, S.Pt

note : gambar diambil dari http://rahmatmuntaha.wordpress.com/2009/12/30/warisan-humor-gus-dur

Gus Dur, Harimau Njombang


Sebenarnya banyak yg jauh lebih paham, siapa Gus Dur dan bagaimana sejarah kehidupan beliau. Aku sendiri, dengan kapasitas terbatas, mempelajari beliau dari beberapa tulisan pemikiran beliau di www.gusdur.net, biografi Gus Dur hasil pinjeman dari salah satu senior, dan acara2 diskusi di televisi.

Konsep Peternakan Rumung (Ruminansia-Unggas) : Sumber Gizi Murah bagi Keluarga


Mungkin saat ini tidak banyak generasi muda saat ini, terutama yang udah mau menikah, memikirkan bagaimana caranya nanti ketika sudah berkeluarga, bisa menyediakan makanan keluarga yang kaya gizi, terutama protein hewani, tanpa harus menyebabkan anggaran harian jadi bengkak. Atau bagaimana caranya, dengan penghasilan pas-pasan bisa setiap hari menyuguhkan telur rebus/goreng sebagai santapan bergizi bagi anak-anak. Sehingga harapan bagi tumbuhnya generasi yang cerdas dan cemerlang (brighter generation) bisa terwujud. Atau mungkin sudah terpikirkan, tapi butuh refrensi alternative bagaimana melakukannya?..sudahkah anda?..

Saya sendiri sih belum berkeluarga (hehe,doakan segera), tapi saya ingin membagi beberapa hasil pengamatan saya tentang bagaimana melakukan semua itu, yang mungkin sebagian orang berpikir nggak mungkin. Saya pribadi berpendapat, itu sangat mungkin. Bagaimanakah caranya? Adalah dengan membuat sebuah peternakan yang kecil namun terintegrasi, saya namakan konsep ini dengan nama Rumung, yaitu konsep peternakan yang mengintegrasikan model peternakan ternak ruminansia (sapi) dengan peternakan unggas (ayam kampung). Dan saya sarankan juga bagi anda, bahwa sebaiknya cari lokasi tempat tinggal di pedesaan, karena bisa lebih leluasa menerapkan konsep ini. Di kota juga bisa, namun harus melihat analisa SWOTnya, memungkinkan apa tidak.
Mengapa harus sapi dan ayam kampung. Pertama kedua jenis hewan ternak ini sudah umum dipelihara masyarakat dan relatif mudah dipelihara. Kedua, bahan pakan kedua jenis ternak ini sangat mudah didapatkan. Ketiga ternak sapi dan ayam bisa hidup berdampingan, bahkan menghasilkan suatu ekosistem yang mutualistik. Keempat, dari ternak ayam kampung bisa didapatkan produk telur dan daging bergizi bagi keluarga, sedangkan sapi bisa menjadi semacam tabungan masa depan keluarga. Kan lebih baik menabung uang dalam bentuk ternak, daripada di bank, apalagi bank Century, hehehe. Artinya melalui kedua jenis ternak ini, kita bisa mengkonversi (bio-konversi) berbagai macam jenis bahan/sampah organik menjadi suatu produk bergizi dan murah untuk dikonsumsi keluarga (from farm to table).
Nah bagaimana melakukannya? Klo yang sudah saya lakukan, saya memelihara sekitar 15 ekor ayam kampung dan satu ekor sapi. Dari satu ekor sapi ini, bisa menghasilkan sekitar 25-30 kg kotoran (faeces), tergantung jumlah konsumsi hariannya. Nah dari kotoran inilah yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber makanan baru bagi ternak ayam. Karena ternyata kotoran sapi ini bisa menjadi sumber munculnya belatung dan cacing tanah. Kedua jenis hewan “menjjikkan” ini mengandung protein kasar minimal 60%, dan setahu saya juga memiliki kecernaan yang sangat tinggi. Tentunya ini menjadi sumber pakan murah yang luar biasa berkualitas untuk mengoptimalkan daya produksi ayam kampung yang saya pelihara. Setidaknya dari kehadiran belatung dan cacing ini, bisa membantu menghemat sekitar 20-30% kebutuhan pakan bergizi bagi ayam. Kalau satu kilogram dedak sekarang seharga Rp.1800,00, dalam sehari butuh sekitar 2 kg dedak untuk 15 ekor ayam. Maka kita bisa hemat Rp. 540,00 (30%) dari pengeluaran untuk membeli dedak. Ayam bisa tumbuh lebih gemuk-sehat dan produktif menghasilkan telur, karena ada imbuhan lebih pakan berprotein tinggi dan kecernaan tiinggi. Belum lagi ditambah kehadiran rayap, pakan hidup berprotein tinggi yang juga sangat disukai oleh ayam. Mutualis ayam terhadap sapi, adalah dengan dipatuknya belatung yang ada di fesesnya, kehadiran penyakit dan lalat bisa ditekan. Klo bagi yang pelihara? Jelas berupa daging ayam, telur ayam kampung dan ternak sapi yang sehat.
Kalau sudah berjalan stabil, anda pasti akan menikmati hasilnya. Sudah tidak perlu lagi ada berita anak kurang gizi, atau keluarga tidak tumbuh dan hidup sehat hanya karena kesulitan menghadirkan makanan bergizi dirumah. Nah, apakah anda tertarik untuk mencoba?..:)


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...